POLISI UNGKAP KASUS PENGANIAYAAN YANG MENGAKIBATKAN KORBAN MENINGGAL DUNIA DI KABUPATEN MERAUKE

Jayapura (JAI), Pada hari Sabtu tanggal 15 Juni 2019 pukul 07.30 Wit, bertempat di Jalan Kuprik Kelapa Lima Kabupaten Merauke tepatnya di rumah milik saksi an. Agustina Yongmen telah terjadi Kasus penganiayaan yang dilakukan oleh an. Edy Apay (24) terhadap korban an. Mariana Aknela Wendam (23) dengan cara menembakan senapan Angin jenis PCP kaliber 4,5 mm ke bagian pelipis sebelah kiri korban, yang mengakibatkan korban meninggal dunia.

Kronologi kejadian:
Pada hari dan tanggal tersebut diatas pukul 07.30 Wit, dari keterangan saksi bahwa saat kejadian dirinya berada dikebun dimana jarak kebun dengan rumah berjarak sekitar 50 meter, namun sebelum saksi ke kebun sekitar pukul 05.55 Wit, saksi melihat korban sementara merebus air panas dan pelaku masih tertidur didalam rumah sebelum saksi ke kebun hanya ada Korban, pelaku dan anaknya yang berumur 4 tahun.

Saat kejadian saksi tidak mendengar ada bunyi tembakan, saksi mengetahui kejadian tersebut dari pelaku sendiri yang lari ke arah saksi dengan tangan berlumuran darah dan beteriak minta tolong, setelah itu saksi lari ke arah rumah dan melihat korban sudah dalam kondisi tidak bernyawa dan kondisi rumah saat itu sudah dikeremuni oleh masyarakat dan keluarga di sekitar rumah.

Ditambahkan oleh saksi bahwa dirinya tidak mengetahui antara pelaku dan korban terjadi cekcok, karena saat malamnya tidak mendengar adanya keributan.

Kejadian tersebut diduga di sebabkan adanya keributan antara korban dan pelaku pada pagi hari dan pelaku tidak dapat menahan emosi kemudian mengambil senapan angin serta menembak ke arah korban dan terkena tembakan di bagian pelipis sebelah kiri sehingga korban meninggal dunia.

Identitas korban:
– Mariana Aknela Wendam (23), perempuan, warga Jalan Kuprik Kelapa Lima Kabupaten Merauke (meninggal dunia).

Identitas pelaku:
– Edy Apay (24), laki-laki, warga Jalan Kuprik Kelapa Lima Kabupaten Merauke.

Identitas saksi:
– Agustina Yongmen (50), perempuan, warga Jalan Kuprik Kelapa Lima Kabupaten Merauke (orang tua pelaku).

Langkah-langkah Kepolisian:
Menerima laporan, mendatangi TKP, membawa korban ke RSUD, meminta keterangan saksi, mengumpulkan barang bukti, membuat laporan Polisi, menangkap pelaku, melakukan pendekatan kepada keluarga korban agar tidak terprovokasi. Kasus tersebut telah ditangani Sat Reskrim Polres Merauke.

Atas perbuatannya pelaku di jerat dengan pasal 351 ayat 3 KUHPidana tentang penganiayaan yang mengakibatkan korban meninggal dunia dengan ancaman hukum maksimal 7 tahun penjara. (Rey, Liputan Polda Papua)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *