Sistem Zonasi Tidak Memihak Sekolah Swasta

Bandung (JAI), Kebijakan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) yang diterapkan pada tahun 2019 ini mengacu  Permendikbud nomor 51 tahun 2018 bertujuan untuk menghilangkan jurang antara sekolah favorit dan tidak favorit khususnya sekolah negeri serta menjadikan semua sekolah sejajar kualitasnya diseluruh Indonesia.

Namun hal itu ternyata tidak sepenuhnya berdampak baik bagi sekolah swasta, pasalnya hasil ujian sekolah negeri nilainya dibawah nilai sekolah swasta yang akhirnya pihak sekolah swasta kesulitan bahkan kekurangan jumlah siswa yang mendaftar disekolah tersebut.

Untuk mempertahankan jumlah rombel di angka 15 saja sangat sulit, ditahun ini pun hanya ada 10 rombel, hal itu dikatakan oleh Nur bendahara SMP Karya Budi Cileunyi, salah satu sekolah swasta yang berada di Bandung , Rabu (31 Juli 2019) saat diwawancara diruang kerjanya.

Menurutnya, PPDB sistem zonasi ini seharusnya memiliki efek positif bagi sekolah swasta, karena akan banyak calon siswa yang gagal masuk sekolah negeri dikarenakan tidak masuk zonasi, kemudian mendaftar disekolah swasta yang menjadi pilihan kedua. Namun semuanya itu diluar ekspektasi.

Dirinya dan semua pengelola sekolah swasta lainnya berharap, dalam menjalankan sistem zonasi ini seyogyanya diperhitungkan berdasarkan passing grade sehingga calon peserta didik memiliki acuan nilai untuk dapat masuk kesekolah negeri. (Mansur)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *