P2WKSS Gelar Kegiatan di Desa Bojong Depok

Depok (JAI),

Tiga kegiatan Berlangsung di Aula Mesjid As Sobariyah Kelurahan Bojong PondokTerong Program yakni Sekolah Perempuan Perempuan Raih Impian dan Cita2 atau Sekoper Cinta, Pelayanan Pembuatan Akte Kelahiran dan Pelatihan Keterampilan Ibu Rumah Tangga.hari ini Kamis (15/08/2019).

Sekoper Cinta program Pemprov Jawa Barat dan Pelatihan Keterampilan Ibu Rumah Tangga diikuti para ibu-ibu dari wilayah setempat.

Mereka nampak begitu antusias mengikuti program kegiatan tersebut.
Sekoper Cinta program unggulan dari P2WKSS Provinsi Jawa Barat di lokasi ini juga dulu pernah dilakukan kegiatan P2WKSS di mana Desa Bojong keluar sebagai Juara kedua Tingkat Provinsi Jawa Barat.

Program lainnya yakni pelayanan untuk pembuatan Akte Kelahiran dan sekaligus Kartu Keluarga bagi yang belum memiliki KK.

” Kemarin saja sudah sekitar 70 an yang sudah selesai untuk dari Terget sampai 173 Akte Kelahiran dan KK,” jelas camat Cipayung Asep Rahmat.

Ditambahkannya, pihaknya telah siapkan untuk masyarakat yang mendaftar hari ini.

” Mudah-mudahan kegiatan ini bermanfaat bagi masyarakat, yang belum memiliki Akte dan KK, bisa terfasilitasi di sini.”terangnya.

Pada intinya Rahmat mengatakan hal ini sebagai bentuk pelayanan kepada masyarakat dengan jemput bola, mendekatkan diri kepada masyarakat sehingga masyarakat tidak perlu jauh dari rumah mereka datang dan dilayani dengan cepat cepat dan mudah sehingga administrasi kependudukan mereka bisa dilengkapi.

Sedangkan Kepala Dinas Perlindungan Anak dan Pemberdayaan Masyarakat dan Keluarga DPAPMK Kota Depok Nessi Annisa Handari mengatakan ,”Kita lakukan kegiatan di sini untuk meningjatkan dan pemberdayaan perempuan, supaya mereka memiliki keterampilan”.

Anissa menjelaskan hari ini ada Sekoper Cinta untuk memberikan edukasi kepada perempuan bahwa mereka bisa melakukan banyak hal juga memberikan informasi-informasi untuk menambah pengetahuan lalu di sebelah kiri juga ada pelatihan dari kaum itu untuk melatih keterampilan para perempuan supaya mereka bisa berdaya dan mereka bisa membantu perekonomian keluarga.

Ketika ditanyakan materi yang diberikan, Nessi menjelaskan bahwa banyak materi untuk perempuan bagaimana mereka cara pengasuhan anak, mengelola manajemen keluarga dan macam-macam lagi.

Memang sudah diprediksi kegiatan di p2wkss diikuti dengan antusias ibu ibu, mereka diberikan pelatihan sampai dia mahir.

“Jika cuma sekali pelatihan dan cuma¬† teori saja tentunya menjadi sia-sia, pelatihan keterampilan perempuan dilakukan selama 3 hari supaya setelah dari sini, mereka punya keterampilan.”tegas Nessi.

Pelatihan ini dilakukan dengan program berkelanjutan dan diharapkan nantinya mereka dapat juga membantu perekonomian keluarga.

Sekoper Cinta yang telah dilakukan disini adalah program penguatan dan penajaman, sedangkan wisudanya nanti di Provinsi Jawa Barat.

Begitu juga dengan pelatihan keterampilan kerajinan tangan dan membuat batik batik nanti penguatan dan pengembangan di lingkungannya masing-masing.

“Saya harapkan program ini nantinya berkelanjutan setelah lepas dari program p2wkss agar masyarakat yang telah dilatih sekarang itu bisa benar-benar menguasai apa yang telah diperoleh kemudian bisa dilaksanakan pengembangan-pengembangan yang lainnya,ini hanya program awal yang nanti berkelanjutan dengan kegiatan-kegiatan yang dilakukan di wilayah ini,”jelas Nessi.

Sedangkan pelayanan pembuatan Akte Kelahiran dan KK dengan istilah “Jemput Bola” tidak saja dilakukan di Kecamatan Cipayung saja.

Diakui, jaringannya yang kurang bagus kemarin menyebabkan hanya mampu melayani 73 Akte Kelahiran jika tidak mungkin bisa100 maknanya pada hari ini jaringan bagus sekarang udah terselesaikan sekitar 80 dari Target 173 Akte Kelahiran dan Kartu Keluarga KK.(wismo)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *