February 28, 2020

Polres Bandung Petakan Kerawanan Jelang Pilkades Serentak 2019

Kapolres Bandung, AKBP Indra Hermawan

Bandung, (JAI).- Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak di 199 desa, yang tersebar di 30 Kecamatan Kabupaten Bandung, akan digelar  26 Oktober mendatang. Polres Bandung bersama Kodim 0609 Kabupaten Bandung dan Pemkab Bandung tengah menyusun peta kerawanan yang akan menyelenggarakan Pilkades Serentak 2019.

Dijelasakan, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bandung Drs. Teddy Kusdiana, saat Rapat Koordinasi (Rakor) Forum Komunikasi dan Koordinasi Kecamatan (Forkopimcam), dalam rangka kewaspadaan dan deteksi dini terhadap potensi konflik sosial Pilkades di Aula Sabilulungan Polres Bandung, beberapa waktu lalu.

“Pilkades serentak yang diikuti 199 desa dari 30 Kecamatan, terkecuali Baleendah akan digelar 26 Oktober 2019. Sebelumnya, pada pelaksanaan Pilkada di Kabupaten Bandung, kita mendapat apresiasi dari KPU (Komisi Pemilihan Umum) karena  nol gugatan. Untuk itu melalui rakor ini, mari kita sabilulungan menyukseskan Pilkades nanti, dengan aman, lancar, tertib dan kondisuf,”  ujar Sekda

Sementara itu,

Kapolres Bandung, AKBP Indra Hermawan mengatakan, penyusunan peta kerawanan dilakukan bertujuan untuk meminimalisir adanya hal-hal yang tidak diinginkan selama proses penyelenggaraan Pilkades tersebut.

“Kami sedang memetakan desa mana saja yang perlu adanya penebalan personel untuk pengamanan. Kami masih susun pemetaannya,” ujar Indra kepada BandungKita.id di Mapolres Bandung, Soreang, Rabu 21 Agustus 2019.

Saat ini, ujar Indra, Polres Bandung bersama Kodim dan Pemkab Bandung juga tengah melakukan sosialisasi terkait regulasi Pilkades Serentak yang akan berlangsung pada 9 Oktober 2019. “Sosialisasi tersebut lebih difokuskan kepada panitia dan pengawas Pilkades,” ucap dia.

Dikatakan Indra, tahapan saat ini yang sudah berjalan yaitu verifikasi terhadap bakal calon yang dilakukan oleh panitia. Kemudian, jika nanti ada satu desa yang memiliki bakal calon lebih dari lima orang, maka akan dilakukan tes tertulis. “Tes tertulis ini nantinya dilakukan oleh perguruan tinggi yang ditunjuk untuk menyeleksi bakal calon kepala desa,” kata dia.

Ditanya soal penurunan jumlah personel akan menyesuaikan dengan jumlah anggaran untuk pelaksanaan proses pelaksanaan Pilkades Serentak itu.  “Yang terpenting kami berharap proses pelaksanaan Pilkades Serentak di Kabupaten Bandung bisa berjalan dengan lancar dan aman. Baik sebelum pelaksanaan, saat pelaksanaan, hingga pascapelaksanaan,” ujarnya (Pena)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *