February 28, 2020

Para Tersangka Kasus Distribusi Gula Berlutut di Tahanan KPK

Kabiro Humas KPK Febri Diansyah

Jakarta, (JAI). Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah menetapkan Direktur Utama (Dirut) PTPN III (Persero) Dolly Pulungan dan Pieko Nyotosetiadi yang merupakan tersangka penyuap Dolly Pulungan, dalam kasus dugaan suap distribusi gula.

Sebelumnya, KPK menetapkan Dolly sebagai tersangka dalam kasus tersebut diduga menerima suap SGD 345 ribu dari pihak swasta. “Uang SGD 345.000 diduga merupakan fee terkait dengan distribusi gula yang termasuk ruang lingkup pekerjaan PTPN III (Persero), di mana DPU (Dolly Pulungan) merupakan Direktur Utama di BUMN tersebut,” kata Wakil Ketua KPK Laode M Syarif di gedung KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Selasa (3/9).

Selain itu, Direktur Pemasaran PTPN III (Persero) I Kadek Kertha Laksana (IKL) turut ditetapkan KPK sebagai tersangka penerima bersama Dolly. KPK juga menetapkan pemilik PT Fakar Mulia Transindo Pioeko Nyotosetiadi (PNO) sebagai tersangka pemberi.  dan Isu Radikalisme:

Dolly saat ini diperiksa secara intensif oleh penyidik. “DPU (Dolly Pulungan) Dirut PTPN III telah dibawa ke KPK dan sedang dalam proses pemeriksaan. Ia menyerahkan diri dini hari tadi,” ungkap Kabiro Humas KPK Febri Diansyah kepada wartawan, Rabu (4/9/2019).

Sementara itu, untuk tersangka lainnya, yaitu Direktur Pemasaran PTPN III (Persero) I Kadek Kertha Laksana, KPK telah menahan Kadek di rutan KPK cabang Pomdam Jaya Guntur. Penahanan dilakukan selama 20 hari ke depan. “Tersangka IKL (I Kadek Kertha Laksana) ditahan 20 hari pertama di Rutan Cab KPK di Pomdam Jaya Guntur,” katanya.

Febri Diansyah mengatakan Dolly ditahan selama 20 hari pertama. Dolly akan menempati Rutan Polres Jakarta Timur.  “Ditahan 20 hari pertama di Polres Jaktim,” kata Febri.

Polisi Tangkap Penyuap di Bandara Soetta  

Pieko Nyotosetiadi  ditahan setelah sebelumnya ditangkap KPK di Bandara Soekarno-Hatta   “Tadi KPK dengan bantuan Polres Metro Bandara Soetta melakukan penangkapan terhadap tersangka PNO (Pieko Nyotosetiadi) di bandara sekitar pukul 14.15 WIB. Setelah itu kami bawa ke KPK dan dilakukan pemeriksaan lebih lanjut hingga penahanan selama 20 hari pertama,” kata Kabiro Humas KPK Febri Diansyah kepada wartawan, Rabu (4/9/2019).

Pieko ditahan di Polres Jakarta Pusat. Dia hanya diam saat ke mobil tahanan setelah menjalani pemeriksaan di gedung KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan. “Ditahan di Rutan Polres Jakarta Pusat,” ujarnya.  (Angga)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *