Sekda Depok dan Warga Harjamukti Nobar Film G 30 S

Depok (JAI),

Sekda Depok, Drg. Hardiono bersama puluhan warga Kelurahan Harja Mukti Cilodong menonton Film G 30 PKI, Senin (30/09/2019).

Sebelum nonton bareng acara yang digagas Sekber memperingati Hut nya ke-2 diawali dialog Sekda Depok Drg Hardiono dengan warga dan tokoh masyarakat setempat.

Ketua Panitia Kegiatan Dindin Syaifudin mengatakan, hal ini sebagai pembelajaran bagi generasi selanjut nya guna melihat peristiwa kekejaman PKI.
Diakui kegiatan Nobar juga dalam membina Silahturahmi dengan Warga, Tokoh Masyarakat, Alim ulama dan lain lain di Kelurahan suka Maju, Cilodong,Depok.

Sedangkan Sekjen Sekber John Hutapea menyebutkan acara yang digelar Ini merupakan kepedulian Sekber didalam mengi gatkan kepada sebuah peristiwa masa suram lalu kepada generasi muda agar jangan sampai terulang kembali.

Sementara Ketua LPM setempat Mulyadi pada kesempatan tersebut menyampaikan titipan masyarakat terkait masalah pendidikan.

Forum Pedidikan Kota Depok menilai sejak diambilnya tanggung jawab pendidikan SMA dan SMK sangat memeberatkan orang tua murid. Dahulu wajib belajar di Depok 12 tahun gratis namun sejak th 2015 tanggung jawab pendidikan SMA dan SMK diambil Propinsi yang semula gratis saat ini harus bayar?

” ini sangat memberatkan warga masyarakat di tengah kondisi ekonomi seperti sekarang ini ,” ujarnya.

“Kami berharap kiranya Pemkot Depok dapat memperjuangkannya kembali agar Pendidikan SMA dan SMK kembali gratis,” pintanya.

Sedangkan Lurah Suka Maju, Nur Hadi dalam pesannya mengatakan, kegiatan Nobar ini sekaligus Silahtirahim dapat memmberikan nilai postif kepada warga masyarakat.

“Semoga semua ini jadi nilai ibadah bagi kita semuanya,” ujarnya.

Sedangkan Sekda, Drg Hardiono mengaku sangat apresiasi terhadap kegiatan yang digagas Sekber ini.

“Sekber dapat mengimformasikan berbagai kegiatan warga masyarakat dengan Media2 di yang ada di Kota Depok,” ujarnya.

“Diakui Organisaai Sekber memang adalah satu dari sekian banyak wartawan yg ada di Kota Depok,”tambahnya.

Menyinggung kegiatan Nonton Bareng Sekda Depok mengatakan bahwa
Menonton Film Dokumen ini mengingatkan kita pada sebuah kekejaman terhadap bangsa Indonesia yang dilakukan oleh bangsa sendiri tetapi pahamnya dari luar negara komunis dan pelaksanaan di dalam negeri.

Akibat adu domba komunis dan kedepan natinya tidak akan terjadi kembali di Indonesia.

“Karena membunuh adalah jenis
pekerjaan yang sangat dilaknat Allah SWT karena tidak dibunuh manusia juga akan mati dengan sendiri nya jika ajal sudah tiba,” Tegasnya.

Ditambahkan, dengan hadirnya Lurah, Camat dan tokoh masyarakat lainnya dan sebagainya semoga dapat kita manfaat dan hikmah dari Nobar Film G 30 S PKI bagi para geerasi penerus bangsa agar tidak terulang lagi kembali dan kita selalu waspada tipu daya PKI

“Pancasila sebagai pandangan hidup Bangsa Indonesia dan NKRI Jangan sampai kita rusak dengan ajaran yang tidak sesuai dengan Pancasila, jangan sampai terjadi lagi peristiwa seperti itu, G 30 S PKI sebagai peristiwa kemanusiaan yang tidak boleh terulang lagi, karena kekejaman manusia terhadap manusia diluar batas kemanusiaan,” tegasnya.(wismo)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *