Polda Jabar Wajib Periksa Yayasan Nahdlatusshibyan Cugenang Cianjur

Cianjur (JAI), Kepolisian daerah Jawa Barat ( Polda Jabar ) di harapkan segera memeriksa pengurus dari yayasan Nahdlatusshibyan terkait dengan bantuan yang di berikan oleh pemerintah provinsi Jawa Barat tahun anggaran 2019 sebesar Rp.600 juta.

Hal tersebut diungkapkan oleh Rangga, salah satu aktifis penggiat anti korupsi kepada tim Media baru baru ini.

Bacaan Lainnya

Menurutnya, Polda jabar harus segera melakukan pemeriksaan ke pihak yayasan baik pemeriksaan alokasi dana dan proses dalam mendapatkan bantuannya, karena di duga terendus yayasan yang bersangkutan mendapatkan bantuan dari pemerintah provinsi itu melibatkan jasa kelompok tertentu.

Jelas dalam masalah ini sudah pasti diduga terdapat sebuah komitmen yang harus di tempuh oleh pihak yayasan agar bisa mendapatkan bantuan itu.

Menurut Rangga, melihat dari data yang ada pada peraturan gubernur provinsi Jawa Barat tahun 2019, bahwa yayasan Nahdlatusshibyan yang berlokasi di kampung Angkrong Rt 4 Rw 3 desa Talaga kecamatan Cugenang kabupaten Cianjur, mendapatkan dua sekaligus anggaran dalam tahun anggaran yang sama.diantara nya Rp.500 juta diperuntukan untuk yayasan dan Rp.100 juta untuk pondok pesantrennya.

“Sudah jelas ini sangat tidak adil bagi yayasan atau pondok pesantren lainnya karena dalam satu yayasan bisa mendapatkan dua bantuan,”tegasnya.

Sementara itu, ABD, selaku ketua yayasan saat di minta tanggapan nya mengatakan..memang benar yayasan yang dia miliki pada tahun 2019 ini mendapatkan total bantuan dari pemerintah provinsi Jawa Barat sebanyak Rp.600 juta dengan perincian Rp.500 juta untuk yayasan dan Rp.100 juta untuk ponpes yang ada dibawah naungan yayasannya.

Saat di tanya apakah ada pihak ketiga yang ikut serta membantu yayasannya untuk mendapatkan bantuan ini, ABD pun mengatakan.memang benar saya di bantu oleh organisasi,yang mana organisasi yang di maksud adalah kumpulan orang orang yang dekat dan ikut serta memenangkan RK sebagai gubernur waktu pilkada gubernur Jawa Barat belum lama ini..

Apakah terdapat komitmen fee sukses kepada organisasi yang di maksud setelah yayasannya di bantu dan di perjuangkan untuk mendapatkan bantuan? Abd Selaku ketua yayasan hanya terdiam dengan raut wajah memerah..

Sampai berita ini di terbitkan, tim investigasi terus melakukan penelusuran dan penggaliann bukti bukti dilapangan terkait dengan dugaan potongan komitmen dari yayasan penerima bantuan dengan kelompok dan organisasi yang di maksud oleh ketua yayasan dan akan melalukan kordinasi dengan pihak yudikatif dalam hal ini Kejaksaan Tinggi Jawa Barar dan unit tipikor Polda Jabar, beserta tanggapan dan penjelasan dari Ridwal Kamil sebagai Gubernur Jawa Barat karena di duga ada kaitan dengan terpilihnya ia sebagai gubernur sesuai dengan pengakuan ketua yayasan. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *