Empat Pemilik Sabu-Sabu Kembali Diamankan, Satu Orang Merupakan Warga Binaan Lapas Kelas IIB Timika

TIMIKA (JAI)

Upaya pihak kepolisian untuk memberantas peredaran gelap Narkotika di Kabupaten Mimika kembali membuahkan hasil, dimana jajaran Sat Resnarkoba Polres Mimika kembali mengamankan 4 pelaku kasus kepemilikan Narkotika jenis sabu-sabu yang masing-masing berinisial Ir alias Iwan, Ar alias Ardi, RAJ alias Ciwa, dan DRGDS alias Dwi.

Empat pelaku diamankan di 4 lokasi yang berbeda, dan waktu yang berbeda pula. Dimana
Kapolres Mimika, AKBP I Gusti Gde Era Adhinata, SIK saat menggelar press release, Rabu (29/1) kemarin di kantor Pelayanan Polres Mimika, menjelaskan untuk pelaku Ir alias Iwan diamankan Selasa (28/1) sekitar pukul 19.30 WIT di kawasan Nawaripi dalam.

Pelaku Ir alias Iwan diamankan bersama barang bukti berupa 3 plastik klip bening kecil berisi Narkotika jenis sabu-sabu, satu unit handphone merk Oppo warna biru, 5 buah pirex, satu buah gunting, dan 2 buah bong atau alat penghisap sabu-sabu, serta uang tunai Rp 450.000 ribu
Sementara untuk pelaku Ar alias Ardi diamankan di Jalan Cenderawasih pada Rabu kemarin sekitar pukul 00.15 WIT.

Dan dari tangan pelaku Ar alias Ardi, polisi mengamankan barang bukti berupa satu plastik klip kecil berisikan Narkotika jenis sabu-sabu, satu unit handphone merk Samsung, satu buah Noken kecil dan satu unit sepeda motor Yamaha Mio warna merah.

Kemudian dari hasil pengembangan, polisi kemudian bergerak untuk mengamankan pelaku RAJ alias Ciwa, di Jalan Trikora, pada Rabu sekitar pukul 00.40.

Dan di TKP, polisi berhasil mengamankan barang bukti berupa satu paket plastik klip kecil berisikan Narkotika jenis sabu-sabu, satu unit handphone merk Nokia, satu buah buku rekening Bank BRI atas nama pelaku RAJ alias Ciwa dan satu buah kartu ATM Bank BRI milik pelaku, berikut satu unit handphone merk Oppo dan uang tunai sebesar Rp 950.000 ribu.

Sementara untuk pelaku DRGDS alias Dwi, berhasil diamankan di Jalan Trikora pada Rabu pukul 00.50 WIT. Dan dari tangan pelaku, polisi berhasil mengamankan barang bukti berupa satu paket plastik klip bening berisikan Narkotika jenis sabu-sabu, satu unit handphone merk Xiomi, dan satu buah timbangan kecil.

“Dalam 2 hari ini jajaran Polres Mimika bekerja untuk menekan angka kriminal baik itu Narkotika, begal maupun curas. Jadi kita ungkapkan jaringan sabu-sabu, dimana kita lakukan penangkapan di 4 tempat,”kata Kapolres.

Lebih lanjut ia mengatakan pihaknya masih terus melakukan pengembangan terhadap jaringan perederan Narkotika di Kabupaten Mimika.

Kemudian AKBP Era mengungkapkan bahwa total barang bukti Narkotika jenis sabu-sabu yang berhasil diamankan dari tangan 4 pelaku seberat 3,38 dan telah dilakukan penyisihan untuk kepentingan uji sampel di Laboratorium Forensik.

“Akan kita uji labfor untuk mengetahui hasilnya, dan kita akan terus bekerja untuk lakukan pengungkapan. Kita akan kejar walaupun keluar Kota Timika, karena biasanya kelompok pengedarnya ada di luar Timika. Semua itu akan kita dalami lagi, karena yang kita amankan ini ada sebagian pemakai maupun pengedar,”jelas Kapolres.

Sementara itu perwakilan tokoh masyarakat suku Kamoro, Gerry Okoare dalam kesempatan yang sama juga menyampaikan apresiasi yang positif kepada pihak kepolisian dalam hal ini Polres Mimika, yang telah bekerja keras untuk melakukan pengungkapan terhadap peredaran Narkotika maupun kasus begal dan curas yanf terjadi di Kota Timika.

“Kami dari lembaga adat (Lemasko red) sampaikan terima kasih kepada pak Kapolres dan jajaran karena sudah penuhi tuntutan masyarakat untuk ungkap pelaku-pelaku Narkoba, dan begal,”ucap Gerry.

Sementara itu Kalapas Kelas IIB Timika, M Doloksaribu, SH yang ditemui Awak media, kemarin di kantor Pelayanan Polres Mimika, membenarkan bahwa pelaku berinisial RAJ alias Ciwa, merupakan warga binaan Lapas Kelas IIB Timika.

“Jadi dia ini (Pelaku RAJ alias Ciwa red) dipilih oleh komandan regu jaga untuk membantu jaga, dan itu sudah ditandai dengn sidang TPP (Tim Pengawasan Pemasyarakatan red). Jadi sudah layak karena memang dia berkelakuan baik,”kata Kalapas.

Akan tetapi RAJ alias Ciwa ini pernah meminta izin untuk menjenguk keluarga di Kota Timika, dan kesempatan itulah yang digunakannya untuk melakukan bisnis Narkotika jenis sabu-sabu.

“Orang ini minta izin jenguk keluarga, maka mereka turun ke Timika dengan pengawalan 3 petugas jaga. Namun saat itulah di manfaatkan oleh RAJ alias Ciwa ini untuk lakukan bisnisnya itu,”ucap Kalapas.

Bahkan Kalapas sendiri mengakui bahwa RAJ alias Ciwa tersebut merupakan warga binaan Lapas Kelas IIB Timika, yang menjalani masa tahanan di Lapas Kelas IIB Timika akibat perkara kepemilikan Narkotika.

“Dia masih jalani penahanan di Lapas dengan perkara yang sama yakni perkara Narkoba dan dia masuk Lapas kalau tidak salah Tahun 2015,”ungkap Doloksaribu.

Selanjutnya Kapalas menyampaikan bahwa ia telah melakukan koordinasi dengan pihak penyidik Sat Resnarkoba Polres Mimika terkait status pelaku RAJ alias Ciwa yang kini kembali terjerat kasus kepemilikan Narkotika jenis sabu-sabu.

“Koordinasi kami dengan penyidik, mereka sampaikan nanti 6 x 24 jam baru bisa kita ambil untuk dibawa kembali ke Lapas. Karena saat ini masih ditahan untuk keperluan penyelidikan dan penyidikan kasus barunya itu,”paparnya.(SMMS)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *