DAK SDN 02 Tatakarya Tahun 2019 Diduga Bermasalah

Lampura (JAI). Tujuan pemerintah pusat melalui anggaran belanja negara (APBN) mengalokasikan dana 20 persen dari total APBN ternyata diduga masih terjadi kebocoran yang dilakukan oleh oknum-oknum tertentu termasuk satuan pendidikan.

Salah satu contoh untuk DAK 2019, berdasarkan hasil investigasi dilapangan, Lampung Utara menerima 85 sekolah penerima manfaat, namun sangat disayangkan dari besaran dana yang dikucurkan oleh dinas pendidikan untuk RKB ataupun Rehap hasil pembangunannya terkesan asal jadi.

Hasilnya jauh dari harapan, mulai dari pelaksanaan dan pengerjaan, salah satu contohnya adalah SDN 02 Tatakarya sekolah yang berhadapan langsung dengan dinas pendidikan kecamatan Abung Surakarta ini pengelolaannya tampak asal asalan, mulai dari panitia pelaksanaan pembangunan sekolah tidak di libatkan, bahkan para pekerja berasal dari luar daerah.

Termasuk material bekas rehab raib tanpa ada kejelasannya.

Bahkan besaran dana yang digunakan tidak ada dan bukti papan pelaksanaan kegiatan pun tidak terpasang.

Hal tersebut diperparah lagi dengan sikap kepala sekolah yang terkesan menghindar setiap akan ditemui.

Masyarakat berharap pemerintah inspektorat kabupaten Lampung Utara dapat memperhatikan oknum kepala sekolah yang diduga nakal ini, karena bukan hanya untuk tahun 2019 saja sekolah ini menerima dana bantuan anggaran tersebut tapi juga tahun 2017.

Program ini digulirkan dilembaga pendidikan tapi hasilnya jauh panggang dari api bahkan pihak cabang Dinas dan pengawas terkesan tutup mata dan tutup telinga melihat penomena yang ada di wilayah kerjanya.

Peliput: Jurnal Aktual Indonesia, Hamdi BA.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *