STP NHI Bandung tetap lalukan pembangunan Walaupun Tanpa Miliki IMB

Sekolah Tinggi Pariwisata National Hotel Institute ( STP  NHI) Bandung Jawa Barat pada tahun 2017  tetap melakukan pembangunan dan renovasi beberapa gedung walaupun tanpa memiliki Ijin Mendirikan Bangunan (IMB) dari pemerintahan daerah setempat.

Masalah ini diketahui setelah tim investigasi media Jurnal Investigasi Indonesia melakukan penelusuran serta pengumpulan data dilapangan yang ditambah oleh informasi dari para narasumber yang mengetahui permasalahan tersebut.

Menurut salah seorang nara sumber yang enggan di sebutkan namanya mengatakan bahwa dari kejadian tersebut di duga STP NHI mendapatkan rapot merah dari Badan  Pemeriksa Keuangan Negara (BPK RI ) yang menurut sumber tersebut bila melihat dari data yang ada, di duga kuat sampai dengan tanggal 2 maret 2018 BPK RI melakukan pemeriksaan terhadapa STP NHI yang ternyata  belum memiliki ijin mendirikan bangunan di karena kan ijin mendirikan bangunan tersebut bisa di proses melalui tahap pembuatan analisis mengenai dampak lingkungan( AMDAL) dan STP NHI pada saat itu pun belum mengantongi Amdal di karenakan juga letak giografis dari STP NHI tersebut masuk dalam daftar wilayah kawasan Bandung Utara ( KBU ) yang mana baik pembangunan atau pun renovasi wajib mengantongi IMB  dan AMDAL.

Hal ini jelas melanggar peraturan bahwa : Setiap bangunan gedung harus memenuhi persyaratan administratif dan persyaratan teknis sesuai dengan fungsi bangunan gedung (Pasal 7 ayat [1] UUBG). Persyaratan administratif bangunan gedung meliputi persyaratan status hak atas tanah, status kepemilikan bangunan gedung, dan izin mendirikan bangunan (Pasal 7 ayat [2] UUBG).

Sampai berita ini di terbit kan Jurnal aktual indonesia terus melakukan pengumpulan data dan bukti bukti di lapangan dalam  dugaan tindak pidana korupsi kolusi dan nepotisme ( KKN) yang ada di STP NHI Bandung Jawa Barat dan berkoordinasi dengan pihak apparatur penegak hukum ( APH ) agar mengambil langkah penegakan hukum dugaan tindak pidana KKN nya. (Red)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *