Menguat 4 Balonbup Akan Maju Dalam Kontestasi Pilkada Kab. Bandung

Kab. Bandung (JAI),

Menjelang pesta Pemilihan umum kepala daerah (Pemilukada) serentak Kabupaten Bandung, pada 9 Desember 2020, telah mengemuka sejumlah nama pasangan bakal calon Bupati (Blonbub) dan bakal calon wakil buappti (Balonwabub) kabupaten Bandung, yang akan ikut maju meramaikan kontestasi Pemilukada serentak Kabupaten Bandung untuk periode tahun 2020-2025.

peta politik yang ada berdasarkan Rekapitulasi KPU perolehan kursi parlemen di DPRD Kabupaten Bandung yang merupakan hasil pada Pemilihan Umum Legislatif (pileg) untuk DPRD Kabupaten Bandung, periode tahun 1019-2024.

Estimasi politik  sementara yang mengemuka di ruang public menjelang Pilkada Kabupaten Bandung nampaknya akan melahirkan  4 (empat) pasangan balonbub/balonwabup kabupaten bandung, yaitu

  1. Pasangan Balonbub/balonwabub Hj. Nia Kurnia Agustina Obar Sobarna atau Teh Nia  berpasangan dengan H. Usaman Sayogi, yang di usung oleh Partai Golongan Karya (GOLKAR) dan sementara dari pemberitaan berkoalisi dengan Partai Gerindera termasik PKB
  2. Pasangan Balonbup/Balowabub H. Gun Gun Gunawan Kader Paratai Keadilan Sejahtera (PKS) akan Berpasangan dengan Kader DEMOKRAT atau Partai berlambang bintang mercury
  3. Pasangan Balonbub/balonwabub Yena Rohaniah Iskandar Ma’soem yang diusung oleh Partai PDIP, menggaet mantan Kapten Tim Persib Atep Rizal yang di usung Partai Amanat Nasional (PAN)
  4. Pasangan Balonbub/Balonwabub H. Dadang Supriatna, belakangan ini muncul sebagai calon yang diusung Partai Kebangkitan Bangsa (BPKB) dan Partai Nasional Demokrat (NASDEM)

Kendati pun demikian, hingga kini peta politik politik mengenai penetapan pasangan balonbub / balonwabup Bandung ini terus masih ubah-ubah sampai dengan adanya pengemuman resmi KPU Kabupaten Bandung tentang penentapan pasangan cabub / cawawabub maju di Pemilukada Kabupaten Bandung 2020.

Membaca potensi peta politik yang ada berdasarkan perolehan kursi parlemen di DPRD Kabupaten Bandung yang merupakan hasil pada Pemilihan Umum Legislatif (pileg) untuk DPRD Kabupaten Bandung, periode tahun 1019-2024.

Seperti telah diberitakan sebelumnya, Ketua KPU Kabupaten Bandung, Agus Baroya mengatakan anggota DPRD Kabupaten Bandung terpilih untuk periode 2019-2024. Sesuai dengan aturan, ada 55 orang calon anggota DPRD Kabupaten Bandung yang ditetapkan menjadi anggota DPRD terpilih. Senin (22/7/2019) lalu.

Adapun perolehan Kursi anggota dewan di parlemen berdasarkan rekapitulasi Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bandung, menetapkan anggota DPRD terpilih periode 2019-2024; Partai Golkar disebut memperoleh 11 kursi di DPRD Kabupaten Bandung, disusul PKS 10 kursi, Gerindra 7 kursi, PDIP 7 kursi, PKB 6 kursi, Demokrat 5 kursi, NasDem 5 kursi dan PAN 4 kursi.

Sementara ini dari pemberitaan, Penulis mempunyai prediksi di kabupaten bandung akan melahirkan 4 jagoan calon bupati bandung yang akan ikut meramaikan kontestasi politik pada Pemilukada tahun 2020.  Adapun ke 4 (empat) Pasangan Palonbub/balonwabup yaitu:

Nama mantan Kapten Tim Persib Atep Rizal diakui oleh PDIP untuk disandingkan dengan Yena Iskandar Masoem sebagai calon bupati Bandung Periode 2020-2025.

Berdasarkan Keputusan itu tertuang dalam Surat DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bandung No 338 / IN / DPC-26.02 / V / 2020 tertanggal 14 Mei 2020 hasil Rapat DPP, DPD Dan DPC PDI Perjuangan melalui  Teleconference pada hari Selasa, 5 Mei 2020 dan pada hari Rabu, 6 Mei 2020 serta Hasil Rapat DPC Dengan Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Barat, telah memutuskan Yena Rohaniah Iskandar Ma’soem sebagai Bakal Calon Bupati pada Pilkada 2020 di Kabupaten Bandung.  Lantas muncul nama mantan Kapten Tim Persib Atep Rizal diakui oleh PDIP untuk disandingkan dengan Yena Iskandar Masoem sebagai calon bupati Bandung Periode 2020-2025.

Hj. Nia Kurian Agustina Obar Sobarna dan Usman Sayogi telah ditetapkan sebagai Paslon Cabup/cawabup dari Partai Golkar Untuk pemilukada Kabupaten Bandung, Periude 2020-2025.

Kedua: berdasarkan SK Rekomendasi Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar yang telah di terima Hj. Nia Kurian Agustina Obar Sobarna  dan Usman Sayogi telah ditetapkan sebagai Paslon Cabup/cawabup Untuk pemilukada Kabupaten Bandung, Periude 2020-2025.  Saat itu  selain koalisi dengan GERINDERA partai Golkar juga telah sepakat berkoalisi dengan PKB  merupakan keputusan hasil pertemuan Partai Golkar dan PKB Kabupaten Bandung untuk Pilkada  2020. Pertemuan Petinggi DPD Partai Golkar dan DPC PKB bertempat dilakukan dikediaman Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Bandung, Dadang M. Naser di Kecamatan Ciparay, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Ahad (8/3/2020) beberapa waktu silam. kemudian timbul persoalan baru dengan  PKB dan GERINDERA sebagai partai mitra koalisi  yaitu pasca Golkar menetapkan calon bupati dan wakil bupati Nia Kurnia Agustina dan Usman sayogi, kader internal secara sepihak. Padahal, selama itu Partai Golkar Kabupaten Bandung sudah menjalin koalisi yang hampir solid dengan Partai Gerindra dan Partai Kebangkitan Bangsa. Kedua partai tersebut bahkan tengah menjaring bakal calon wakil bupati yang akan disandingkan dengan bakal calon bupati dari Golkar.

Sementara, munculnya nama Usman Sayogi sebagai calon wakil bupati mendampingi Cabup Hj. Nia Kurnia Agustina cukup mengejutkan banyak pihak terlebih bagi DPC Gerindera dan DPC PKB Kab. Bandung. Kemudian PKB mengambil sikap tegaas, pihaknya akan tetap mengusung kader internal untuk Calon Bupati maupun Wakil Bupati Kabupaten Bandung meski akhirnya harus mengundurkan diri dari koalisi partai dengan Golkar di Pemilukada 2020 ini.

Penguatan koalisi partai PKS-Demokrat ini terus dibangun hingga Dewan Pimpinan Pusat (DPP) meski demikian di DPC Demokrat Kabupaten Bandung menginformasikan koalisi dengan PKS kini sudah berakhir?

Ketiga: Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Partai Demokrat gayung bersambut Resmi Koalisi, dan keduanya sepakat memajukan kader PKS yang saat ini menjabat sebagai Wakil Bupati Bandung, Gunawan untuk menjadi calon Bupati Bandung 2021-2026. Diberitakan  sebelumnya, dengan terjalin kesepahaman antara Partai Keadilan Sejahtera dan Partai Demokrat resmi berkoalisi bahkan berbagai pemberitaan media massa menyebut beberapa Kader cantik partai Demokrat seperti Inggrid Kansil dan Dina Lorenza Jane Shalimar, serta nama putra daerah Kabupaten Bandung Asep Bukhari atau dikenal “Aa Maung” bahkan ada kader lainnya banyak disebut akan maju sebagai Balonwabub mendampingi Balonbup Bandung Gun Gun Gunawan untuk menghadapi Pemilukada Kabupaten Bandung 2020. Penguatan koalisi partai PKS-Demokrat ini terus dibangun hingga Dewan Pimpinan Pusat (DPP) meski begitu, entah apa gerangan muncul isu dari Partai bintang mercy,  DPC Demokrat Kabupaten Bandung  menginformasikan bila kesepakatan berkoalisi dengan PKS yang sebelumnya telah terajut kini sudah kandas?

Pasangan Balonbub/Balonwabub H. Dadang Supriatna,Didampingi Syahrul Gunawan belakangan ini muncul sebagai calon yang diusung PKB dan Partai Nasional Demokrat (NASDEM).

Kempat: kabar terbaru cukup mengejutkan dengan adanya koalisi baru antara Partai Demokrat, Nasdem dan PKB menghadapi Pilbup Bandung 2020. Terlebih lagi tak hanya soal koalisi  dalam MoU juga ikut diusulkan nama figur untuk Pilbup Bandung 9 Desember nanti yang disepakati Partai Demokrat-Nasdem-PKB. Mereka Mengusung nama untuk calon bupati Bandung Dadang Supriatna atau akrab disapa Kang DS. Terkait sosok Kang DS ini, dia merupakan kader Partai GOLKAR, yang  kini ganti bendera partai ia menjadi kader anggota PKB  dan akan maju melalui PKB, kemudian akan berpasangan dengan nama Cawawabub Sahrul Gunawan yang merupakan kader Partai NASDEM untuk maju dalam bursa pilkada serentak Kabupaten Bandung.

Ke 4 paslon, mereka  akan berebut  suara pemilih rakyat yang ada di kabupaten,hal ini tentu  masing masing  pasangan Cabub/cawawabub  sudah pasang kuda-kuda adu  siasat, taktik,  teknis  dan strategi  untuk meraih simpati pemilih, baik di tingkat desa, RW sampai ketingkat RT.

dengan lahirnya 4 calon bupati tersebut mencerminkan  demokrasi yang dinamis, berjalan mantap sesuai amanat undang undang.

Tidak berhenti sampai disitu, ada unsur-unsur yang harus dimiliki  selain keterampilan bagi setiap calon, ada beberapa factor sebagai parameter yang menentukan kemenangan kontestasi pemilu kada 2020 saat ini, diantaranya seperti :

  1. Popularitass calon
  2. Ketokohan
  3. Kenegarawanan
  4. Loyalitas
  5. Bermasyarakat
  6. Persaingan ke 4 calon satu sama lainya tidaak bisa dianggap enteng ujarnya melakukan :
  7. Soslidaritas
  8. Militansi kader
  9. Energi
  10. Kerja sama dan sama sama bekerja
  11. Amunisi

Masyarakat mempunyai hak pilih yang akan menentukan, mana Pasangan Cabub/Cawawabub akan mendapat mandat Kepemimpinan Daerah Kabupaten Bandung untuk lima tahun kedepan.

Kita berharap dalam kontelasi dan kontestasi nanti bersaing secara sehat caalon tetapi yang patut di kedepankanya adalah kelebihan masing masing calon yang dirasakan manfaatnya bagi peserta pemilih hindari money politik,black compandan merugikan calon lain. Mulai saat ini perlu memperbanyak dan merapatkan silaturahmi dengan warga baik berupa diskusi seminar atau bersosialisasi  semisal Program programnya maupun Visi dan Misi serta target yang berorientasi terhadap akan dirasakan manfaatnya bagi rakyat

Persaingan ke 4 calon dimaksud semuanya mempunyai kapalitas, kredebilitas, aksekbilititas dan respobilitas. Sent bellongging kesemuanya tentu sudah menyiapkan jurus jurus untuk meraih kemenangan dan yang akan di pakai secara lahiriah tak menutup kemungkinan yang akan menggunakaan jurus secara batiniah. Dengan konsep multilepel “Khoirunas anfauhum linnas”

Dalam kontestasi Pilkakada seretak andaikan adanya 4 paslon tersebut, yang akan menang hanya satu pasangan calon saja, lantas siapakah gerangan, apakah kandidat paslon  Hj. Nia Kurnia Agustina Obar Sobarna-Usman Sayogi, Paslon Yena Iskandar Ma’some-Atep Rizal, Paslon wabub Gun gun Gunawan ataukah Paslon H. Dadang Supriatna-Syahrul Gunawan?

Jawabnya kembali kepada konstituen yaitu Masyarakat mempunyai hak pilih yang akan menentukan, mana Pasangan Cabub/Cawawabub akan mendapat mandat Kepemimpinan Daerah Kabupaten Bandung untuk lima tahun kedepan. (Red)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *