Program BPNT Kecamatan Karangnunggal Di Duga Kuat Menggunakan Beras Perum Bulog

Kabupaten Tasikmalaya (JAI)

Program bantuan pangan non tunai ( BPNT) di Kecamatan Karangnunggal Kabupaten Tasikmalaya Provinsi Jawa Barat di duga kuat menggunakan beras yang berasal dari perum Bulog

Hal ini tentu saja  bertentangan dengan ketentuan peraturan presiden RI no 63 tahun 2017 tentang penyaluran bantuan sosial secara nontunai.

Hasil dari investigasi dan beberapa nara sumber yang namanya enggan di sebutkan,  mengatakan bahwa di duga kuat dalam program BPNT yang ada di wilayah Karangnunggal ini beras yang di berikan oleh pihak penyalur di duga menggunakan beras bulog.

“ Kalau seperti ini berasnya sama saja kaya progran Raskin,” ujar salah satu warga sambil menunjukan beras di genggaman tangannya

AE yang juga sebagai penerima program BPNT saat di mintai tanggapannya mengatakan memang benar di duga kwalitas beras yang di terima dalam program BPNT ini sepertinya tidak sesuai bahkan ia pun ingin sekali mengadukan hal ini namun dirinya bingung harus kepada siapa dan kemana untuk mengadukan keluhannya tersebut.

Sementara itu Cecep sebagai penyalur dan juga yang di duga kuat sebagai pemilik dari E warung yang bernaung di salah satu perusahaan yang tak lain direkturnya adalah merupakan ibu kandungnya sendiri saat di mintai tanggapannya melalui sambungan seluler pada hari  Selasa 15 september 2020 pukul 17.24 WIB mengatakan, dirinya hanya sebagai penyalur saja, sedangkan yang bertanggung jawab atas hal tersebut dia akan berkoordinasi terlebih dahulu kepada ibu kokom sebagai pemilik perusahaan yang tak lain merupakan ibu kandung cecep sendiri.

Sementara itu saat di tanyakan kembali melalui sambungan telp nya tentang dugaan  penggunaan beras perum bulog,  Cecep malah menyerah kan telp nya kepada Jajang Irwan Sahara yang mengaku sebagai Pimpinan Redaksi Media Duta Parahiyangan.

Sampai berita ini di turunkan, tim Investigasi  Jurnal Aktual Indonesia terus mengumpulkan bukti bukti di lapangan terkait dengan dugaan penggunaan beras perum bulog dalam program BPNT di kecamatan Karangnunggal dan berkoordinasi dengan pihak yudikatif dalam hal ini unit Tipikor Polda Jawa Barat demi terciptanya penegakan hukum dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi. (Tim).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *