DI DUGA PANGAWAS KELURAHAN, PANWASCAM MENGHALANGI PASLON KAMPANYE

Jurnalaktualindonesia.com.Musi Rawas,

Pemilihan Kepala Daerah ( PILKADA ) Khususnya di Kabupaten Musi Rawas sudah mulai Tersa Hangat,Salah Satu Tokoh Yang Ganteng Mantan Komisioner KPU kabupaten Musi Rawas Dasril Ismail.SE.MM Koordinator Tim Kemenangan Keluarga H2G Mulyana Calon Bupati Dan Wakil Bupati Musi Rawas Priode 2021-2026 untuk Kecamatan Muara Beliti Dan TPK mempertanyakan Kinerja Pengawas Kelurahan Desa, Panwascam, Dan Bawaslu Musi Rawas.Jum’at 23 Oktober 2020 Di Kelurahan Pasar Muara Beliti.

Apa yang di lakukan oleh pengawas pemilukada baik yang di lakukan oleh Pengawas Kelurahan Desa pasar Muara Beliti dan Panwascam Kecamatan Muara Beliti diduga telah melakukan kesalahan dalam melakukan pengawasan, ketika akan terjadi kampanye paslon H2G Mulyana di Kelurahan Pasar Muara Beliti RT. O6 dan 07 di kediaman A.Rahman pada hari juma’at tanggal 23/10/2020 sekitar jam 14.00 Wib diduga telah merugikan Paslon Nomor urut 2. Panwas dalam hal ini telah melakukan interpensi dan menghalangi untuk melakukan kampanye terhadap tim H2G Mulyana. Ketika sedang melakukan persiapan kampanye di rumah H. A Rahman di Kelurahan Pasar Muara Beliti RT 6. Menurut Heri yang ada dilokasi bersama Pak rahman juga ada saudara Gustin Wijaya ketika mereka akan melakukan penyusunan kursi didepan rumah Pak Rahman datang PKD Kelurahan Muara Beliti Demmy lyonora bersama Ketua Panwascam Muara Beliti sdr. Reki memerintahkan untuk memindahkan spanduk H2G Mulyana di halaman depan rumah Pak Rahman dan memerintahkan pemindahan lokasi kunjungan H2G ketempat lain karena melanggar aturan. Setelah spanduk di pindahkan datang saudara Dasril sekitar jam 14.30 Wib, disana Dasril mempertanyakan alasan Panwas dalam hal ini PKD Kelurahan Muara Beliti dan Panwascam Kecamatan Muara Beliti kenapa spanduk di perintah di pindahkan dan kenapa lokasi ini di rumah Pak Rahman H2G tidak dibolehkan, di harus pindah ke lokasi lain. Alasan Reki, karena di rumah Pak Rahman tinggal juga istri dan anak Pak Rahman sebagai Pns/Asn dan Reki juga sudah dapat petunjuk dari Bawaslu mura dalam dari sdr. Herman untuk memerintahkan pemindahan spanduk dan lokasi pertemuan tersebut.

Lalu Reki sebagai Ketua Panwascam menelpon anggaota Bawaslu Mura sdr Herman, dan telpon itu diberikan pada Dasril. Dari percakapan Herman dengan Dasril melalui telpon sdr. Reki, Herman mejelaskan dan menyatakan serta menyarankan dengan tegas untuk memindahkan lokasi pertemuan di rumah Pak Rahman ketempat lain dengan alasan yang sama karena di rumah Pak Rahman tinggal istri dan anak Pak hahman sebagai Pns.

Dasril sangat heran menduga pemaham regulasi pemilu/pemilihan dari anggota Panwas baik PKD, Panwascam dan Bawaslu. Apa yang dilakukan hari ini oleh Panwas tidak benar. Ini dapat diduga pelanggaran berat dari Pengawas Pemilu yang sudah termasuk dalam hal menghalangi Pasangan Calon untuk melakukan Kampanye.

Seharusnya panwas dalam hal ini harus tegas dalam menindak sebuah aturan dalam pengawasan, sebab kejadian ini belum dalam pelaksanaan kempanye dan tidak ada wewenang mereka memerintah pemindahan lokasi dan spanduk tersebut karena tidak ada sedikit pun pelanggaran. Seyogyanya mereka melakukan pengawas bukan seperti itu. Jika dalam pelaksaan kampanye nantinya ada pelanggaran baru mereka melakukan pengawasan dan memilihat dan mencatat dan menuwangkan rekomendasi. Bukan memerintahkan untuk pindah lokasi dan pindahkan spanduk, Ujar Dasril koordinator tim Kemenangan Keluarga H2G untuk Kecamatan Muara Beliti dan Tpk.

Jika dalam pelaksanaan nanti ada temuan pelanggaran terhadap Asn tersebut yang hadir ditempat pertemuan, baru dikaji apabila ada Asn menggunakan atribut kampanye dan atribut Asn, masih dalam waktu kerja, menggunakan fasilitas negara, melakukan yel yel atau menunjuk simbol kampanye dari Paslon dan lain-lain sesuai pelaturan Perundangan yang berlaku atau tidak pada zona kampanye bagi Paslon tersebut, ini baru dikatakan Asn tersebut melakukan pelanggaran.

Akhirnya tim H2G melakukan penertiban agar tidak ada suatu miskomunikasi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *