Tim Sukses Paslon AMAN, Ahirnya Klarifikasi Tentang Kartu Aman Dan Kartu PUMR

Pangandaran, jurnalaktualindonesia.com Setelah beredarnya selembaran kertas yang sampai ke tangan masyarakat maupun lewat media sosial soal kartu AMAN dan kartu PUMR milik Paslon H Adang Hadari dan H Supratman (AMAN) Yang dianggap bodong oleh pihak pihak yang bertanggung jawab, Tim AMAN langsung mengadakan konprensi pres bersama puluhan awak media di Aula Hotel Sandaan Pangandaran, Sabtu (5/12).

Menurut Ketua Tim Pemenagan Paslon AMAN, Mohamad Taufik kepada awak media mengatakan, Kartu Aman dan kartu PUMR yang di peruntukan untuk para guru ngaji, pengusaha mikro dan tani atau nelayan Janggol itu merupakan visi misi dan program unggulan yang di tuangkan melalui janji politik Paslon H Adang Hadari dan H Supratman (AMAN) apabila menang.

Bacaan Lainnya

Siapapun dimanapun yang namanya calon Bupati dan Calon Wakil Bupati tentu harus punya visi misi atau janji politik.

Melalui ke empat kartu tersebut, menunjukkan bahwa paslon AMAN sangat serius dalam menjalankan program-program yang pro rakyat, selain itu yang mendesain kartu itu adalah putra terbaik daerah kabupaten Pangandaran,ini menunjukan bahwa kemampuan putra daerah sangat baik.

Kartu yang di distribusikan melalui relawan kepada masyarakat, tidak pernah ada iming iming atau janji penerima kartu akan mendapatkan pendapatan bulanan dalam bentuk cash, kartu itu hanya bentuk penyampaian keseriusan paslon AMAN dalam rangka meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat.

Mohamad Taufik menambahkan, terkait dengan bagaimana kartu digunakan, kami dari pasangan AMAN tentu akan mengikuti peraturan perundang undangan yang berlaku, dimana pemberlakuan kartu AMAN akan diawali dengan verifikasi data kepada pemeriksa kartu, pengajuan pendanaannya pun sesuai dengan semestinya, bahkan dalam debat publik Paslon AMAN tidak pernah menyatakan bahwa kartu tidak akan direalisasikan, yang benar adalah Pasangan AMAN akan menyesuaikan dengan kondisi keuangan yang ada di daerah, mengingat saat ini dana lebih di fokuskan kepada penahanan covid-19.

Tentu H Adang Hadari selaku Wakil Bupati Pangandaran yang saat ini calon Bupati Pangandaran dari AMAN paham betul kondisi keuangan daerah, bahkan pernyataan itu tidak di bantah oleh Bupati saat ini, malahan diperkuat pada saat Kampanye Daring di Cimerak, dikatakan “Duitna Euweuh”,jika Bupati dan Wakil Bupati yang saat ini menjabat mengatakan demikian, artinya benar benar pernyataan yang dilontarkan mereka berdua.

Selanjutnya terkait dengan angka yang di sebut dalam kartu itu dalam rentang 1–10 juta pertahun, itu merupakan dana stimulus untuk menggerakkan ekonomi masyarakat, dan bantuan ini sangat kecil di banding dengan bantuan sejenis dari kartu dari pasangan lain yang menjanjikan sampai dengan tidak terbatas, paparnya.

Mohammad Taufik juga mengaskan, terkai black Champaign yang terjadi, maka kami tim Pasangan AMAN akan melakukan upaya hukum secara formal terhadap pihak pihak yang tidak bertanggung jawab dan tindakan itu telah menciderai Demokrasi.

Di akhir Mohamad Taufik mengatakan siapapun Calon Bupati dan Calon Wakil Bupati yang terpilih tidak mungkin membuat anggaran tahun 2021, karena anggarannya sudah di sahkan oleh Bupati dan wakil Bupati yang sedang menjabat, calon terpilih hanya bisa membuat anggaran perubahan.

“Sangat jelas sekali selebaran yang dilakukan oleh pihak pihak yang tidak bertanggung jawab merupakan selebaran yang dibuat sengaja, terstruktur dan disebarkan secara massive untuk menggembosi suara AMAN, melihat selebaran ini kami tim AMAN tidak bisa menyimpulkan siapa pelakunya, kita serahkan kepada yang lebih berwenang.

Kami berharap,sesuai dengan semangat demokrasi, praktek praktek black Champaign tidak dilakukan oleh pihak manapun, karena ini sangat menciderai proses demokrasi yang saat ini sedang berjalan dengan aman dan damai.(BROWIBOWO@JAI)***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *