Tambang Galian C PT. Aphasko Utama Jaya Disorot Warga

PASANGKAYU (JAI), Tambang Galian C milik PT. Aphasko Utama Jaya (AUJ) yang beraktivitas di Desa Wulai dan Desa Randomayang, Kecamatan Bambalamotu, Kabupaten Pasangkayu, Provinsi Sulawesi Barat, mendapat sorotan masyarakat tani.

Hal ini terungkap berdasarkan keluhan masyarakat tani desa wolai dan Desa Randomayang kepada Pewarta Media Sorot News beberapa waktu lalu.

Bacaan Lainnya

Salah seorang warga yang minta namanya tidak disebutkan, menyampaikan keluhannya dan kekesalannya kepada pewarta media ini (Senin,14/12/2020) mengatakan bahwa aktivitas perusahaan Aphasko Jaya sudah lama beroperasi.

“Silahkan bapak cek sendiri pabrik produksinya di Desa Randomayang dan desa Wulai kalau tidak percaya” ungkapnya.

Kuat dugaan akibat aktivitas penambangan tersebut menyebabkan turunnya dasar air sungai sehingga irigasi persawahan tidak dapat dialiri air.

“Ribuan hektar sawah sudah tidak tergarap dalam tujuh tahun ini karena sungai sudah rendah sehingga airnya tidak bisa masuk ke irigasi” keluhnya.

Selain itu, lanjutnya, di beberapa tempat, Kebun Sawit masyarakatpun ikut tergerus oleh air sungai yang terus meluas akibat aktivitas alat berat yang menggali serta mengangkut material di sungai.

“Sudah banyak kebun masyarakat yang rusak dan tanahnya runtuh akibat meluasnya sungai, karena digali terus pasir dan batunya di angkut ke pabrik” ujarnya.

Kepala Desa wulai yang disambangi pewarta Sorot News untuk dimintai keterangannya terkait perihal tersebut tidak berhasil ditemui,menurut seorang ibu yang mengaku kerabat dekat Pak.Kades bahwa bapak kepala desa masih di kantor.

” Bapak pergi kantor sejak pagi belum kembali”.pungkasnya.

Sementara itu Kepala Desa Randomayang ketika dikonfirmasi via handpone di nomor 0821-8972-8xxx sampai berita ini naik cetak belum memberikan jawaban.* Nadir

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *