Saat Mau Di Klarifikasi Terkait Dugaan Pelecehan Wartawan Oleh Oknum Kades, Camatpun Menghindar

Sumedang, (JAI) Aksi solidaritas Wartawan Lsm Ormas dan OKP gruduk Kantor Kecamatan Pamulihan Kabupaten Sumedang untuk mempertanyakan terkait adanya dugaan ucapan Oknum Kades yang diduga melecehkan profesi Jurnalis dan LSM (18/12/2020)

Perwakilan jurnalis dari salah satu Media Online Cyeber 88 Uje saat di wawancara oleh salah satu awak media Menutur kan,
Kami sebagai perwakilan dari aksi solidaritas Wartawan terkait ucapan Oknum Kades tersebut Secara individu Kami maafkan, tapi harapan kami apa bila ada dugaan perbuatan tidak menyenangkan kami tindaklanjuti ke jalur hukum agar diproses sesuai dengan undang-undang yang berlaku.

Bacaan Lainnya

Di tempat yang berbeda Kasiepem Kec Pamulihan saat di pinta tanggapannya terkait ada dugaan pelecehan terhadap jurnalis oleh salah oknum Kepala Desa Citali, Kami sebagai Kasi Pemeritahan Kecamatan Pamulihan terkait permasalah ini insyaallah akan disampaikan pada Camat secepatnya, karena beliau atasan kami, dan kami belom bisa memberikan tanggapan jelasnya.

Adapun semua Awak media yang tergabung dalam aksi solidaritas Wartawan LSM ORMAS DAN OKP masih menunggu kehadiran Camat Pamulihan yang sempat kepergok dan sebenarnya melihat kedatangan kami, malah berangkat entah kemana menggunakan kendaraan pribadinya.

Tapi para wartawan dan LSM masih tetap menunggu kembalinya Camat yang seharunya dapat meneumui kami yang sudah lama menunggu. Anehnya camat selaku pemimpin kecamatan tidak mau menemui kami bahkan saat di hubungi via Whasapp tetap tidak jawabannya. Padahal Kami berharap camat dapat mempasilitasi kami untuk diminta keterangannya supaya permasalahan ini tidak berkepanjanga. Bahkan camat memblokir beberapa no hp rekan-rekan wartawan yang mencoba untuk klarifikasi kepadanya. (Red@Jai)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *