H. Epyardi Asda, M. Mar, Warning, Pejabat Pemkab Solok Jangan Main Main Dengan Anggaran

Kab.Solok, (JAI) Warning bagi pejabat Pemerintahan Daerah Kabupaten Solok yang saat ini lagi menjabat untuk tidak bermain-main dengan anggaran Pemda, karna semua itu merupakan uang rakyat.

Celah itu pasti ada, dimana dipenghujung masa jabatannya, segala kemungkinan bisa dimanfaatkan, ujar H. Epyardi Asda, M. mar disela sela ramah tamah dengan segenap ASN Pemkab Solok dikediamanya Bukik Cinangkiak Kec. X Koto Singkarak Kab. Solok Propinsi Sumbar, Minggu (20/12).

Bacaan Lainnya

Seperti diketahui, pasangan calon Epyardi Asda dan Jon Firman Pandu (Asda-Pandu) merupakan Paslon yang ikut dalam kontes pemilihan Kepala Daerah Kab Solok tahun 2020, dengan memperoleh suara terbanyak meninggalkan rival rivalnya, dan sudah sewajarnya sambil menunggu penetapan dari hasil pleno KPU, tentunya Paslon pemenang ini mulai menyusun program program unggulanya, dan semua itu butuh dukungan dari semua stockholder yang ada termasuk pejabat dan ASN Pemkab Solok.

Dikatakanya, anggaran yang bisa dimainkan itu banyak, karna per Januari 2021 nanti anggaran sudah mulai di susun, sementara pelantikan Bupati/ Wakil Bupati Solok baru dilaksanakan pada bulan Februari, ada rentang waktu satu bulan peluang bagi mereka untuk memainkan anggaran yang ada,

Bacalon Bupati Solok Epyardi Asda, M. mar. Maka dari itu, saya himbau kepada seluruh pejabat Pemkab Solok, jangan coba coba main main dengan anggaran, itu uang rakyat, saya akan lakukan investigasi nantinya, kalau terbukti saya jamin akan berhadapan dengan hukum, tegasnya

Pesan saya, kepada seluruh ASN yang hadir pada hari ini, jangan mau diarahkan oleh pejabat tertentu untuk memainkan anggaran yang ada, apalagi saat ini menjelang akhir jabatan kepala daerah, ini sangat rentan dengan penyelewengan, ingat “tidak ada tempat bagi seorang pengkhianat”, terangnya.

Tolong berikan informasi yang valid apapun itu bentuk penyelewengan, baik itu proses penganggaran gedung sekretariat daerah yang meraup anggaran 44 M lebih kurang, juga proses pembangunan taman hutan kota yang memakan anggaran milyaran juga, kalau ada indikasi bermain, kontraktor nya pun akan saya pidanakan, tegasnya.

Hari ini, saya mengumpulkan ASN dalam rangka menyusun program program kabinet saya kedepannya, dan saya butuh dukungan dari segala pihak, saya sebagai Bupati terpilih dari Paslon yang memperoleh suara terbanyak, bagaimana program nantinya yang direncanakan tersebut terlaksana dengan hasil yang memuaskan.

Disampaikan juga, setelah nanti kita dinyatakan menang oleh KPU, saya akan berbicara dengan pihak Kepolisian dan Kejaksaan secara formal, untuk minta perlindungan hukum dan meminta untuk bekerja sama dalam memberantas korupsi berjamaah, kita sudah merasakan adanya indikasi seperti itu,

Saya berharap kepada pihak Pemda sekarang, supaya jangan main main dengan anggaran yang ada, jangan coba coba mempercepat anggaran, karena itu semua uang rakyat, kasihan kita sama rakyat, kalau ada temuan nantinya, saya tidak akan segan segan melaporkan ke pihak yang berwajib, ini warning untuk mereka yang lagi menjabat, bagi ASN yang hadir disini, jangan ada yang terlibat, tekannya.

Dalam kabinet saya nantinya, saya berharap profesionalitasnya di utamakan, saya akan perhatikan semua lini dan bidang, asal itu berujung untuk rakyat, pasti akan kita dukung, kita bekerja sesuai dengan tupoksinya masing-masing, bekerjalah sungguh-sungguh dengan kredibilitas dan integritas yang tinggi,

Saya tekankan dan saya jamin, di masa jabatan saya nantinya“tidak ada lagi anggaran anggaran untuk kepentingan Bupati/ Wakil Bupati beserta istrinya” pastikan selama dengan saya, “tidak akan pernah ada laporan fiktif karena permintaan Bupati atau istrinya” tegas Epyardi.

Bacalon Wakil Bupati Solok Jon Firman Pandu bersama Bacalon Ketua DPRD Kab Solok Dodi Hendra
Saya hanya punya satu keinginan, bagaimana misi saya tercapai, visi saya terwujud “mambangkik batang tarandam” adalah cita cita kita, mengembangkan ekonomi kerakyatan, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat kab solok,

Saya butuh tim yang handal untuk mencapai itu semua, tim yang pakar meloby, bersama sama kita ke Propinsi dan ke pusat, saya ketok pintu Menteri dan Dirjenya, Dinas yang akan meloby Direkturnya, saya mau orang orang yang penuh dedikasi mendampingi saya, orang yang punya kapasitas dan penuh percaya diri ada dijajaran kepemimpinan saya, paparnya. (Red@Jai)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *