DInkes Kab. Garut Anggarkan Dana 200 Juta Untuk Operasi Katarak

Garut – Jurnal Aktual Indonesia, Dinas Kesehatan Kabupaten Garut pada tahun 2019 lalu mengalokasikan anggaran untuk operasi katarak bagi masyarakat miskin, pencegahan dan penanggulangan balita gizi buruk dan ibu hamil kurang gizi serta sistem penanggulangan gawat terpadu bagi ibu material dan neolasi.

Sangat disesalkan Sekretaris Dinas Kesehatan Kab. Garut ketika dikonfirmasi awak media JAI tidak memberikan jawaban yang pasti detail pelaksanaan program tersebut, padahal anggaran yang digelontorkan mencapai miliaran rupiah.
“Saya tidak tahu detail pasti, pelaksanaan kegiatan tersebut,” ujar Sekretaris Dinas Kesehatan Garut, Leli Yuliani saat ditemui awak media JAI di ruang kerjanya.

Bacaan Lainnya

Leli menjelaskan bahwa dirinya baru menjabat sekretaris dinas sehingga tidak mengetahui pasti kegiatan yang sudah dilaksanakan sebelum dirinya menjabat. Yang lebih tahu detail pelaksanaan ada di bidang,” ujarnya.

Sebelum awak media Jurnal Aktual Indonesia mengkonfirmasi ke bu sekdis,awak media mendatangi kabid yang menangani bidang tersebut tapi menurut salah seorang kasi pI dan P2 yang enggan disebut namanya beliau mengatakan bahwa terkait anggaran tersebut harus menemui dan menanyakannya ke bu sekdis dinkes karena terkait informasi publik di dinkes harus melalui bu sekdis”jelasnya.

Untuk kegiatan operasi katarak, lanjut Leli, pada tahun 2019 sebanyak 930 orang. “Untuk kegiatan yang lainnya, saya harus koordinasi dengan kepala bidang yang paham teknis,” pungkasnya.

Informasi yang dihimpun JAI Anggaran pada tahun 2019 Dinas Kesehatan Kab. Garut mengalokasikan anggaran untuk operasi katarak bagi masyarakat miskin sebesar Rp 200 juta, pencegahan dan penanggulangan balita gizi buruk dan ibu hamil kurang gizi sebesar Rp 505 juta, sistem penanggulangan gawat terpadu bagi ibu maternal dan neolasi sebesar Rp 2,1 miliar dan peningkatan alkes di RS juga ipal sebesar Rp 4,23 miliar.

Terkait anggaran tersebut, publik tentunya harus mengetahui terutama warga miskin yang membutuhkan operasi katarak dan gizi buruk.(Deri Achonx)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *