Bangunan Balai Benih Ikan di Lumban Pea Tambunan sarat dengan Masalah dan Mubazir

 

AI.TOBA,  (JAI) Puluhan Milliar lebih Anggaran Belanja Negara(APBN) mulai Tahun 2004 telah di keluar kan guna Pembangunan Balai Benih Ikan(BBI) di desa Lumban Pea Tambunan Kecamatan Balige Kabupaten Toba,Namun sangat amat di sayangkan,sampai dengan saat ini sama sekali tidak berfungsi dan tidak ada manfaat nya bagi masyarakat di sekitar BBI tersebut,Yang semestinya dengan ada nya Balai Benih Ikan di desa Lumban Pea Tambunan dapat membantu meningkatkan perekonomian masyarakat desa lumban pea,yang pada umumnya masyarakat di desa lumban pea ini adalah peternak ikan air tawar karena memang dekat dengan Danau Toba,Sehingga mendapat sorotan dari warga desa Di Nagari Tambunan yang mengatakan bahwa bangunan Balai Benih Ikan dari kementerian Perikanan dan kelautan melalui dana APBN terkesan Mubazir dan tidak ada manfaatnya bagi Masyarakat ujar ST.Tambunan kepada Media JAI senin (08/02/21).

Bacaan Lainnya

Tidak berfungsi nya Balai Benih Ikan di desa Lumban Pea Tambunan mulaictahun 2004 hingga sampai saat ini mendapatkan banyak sorotan baik dari DPRD kabupaten Toba,LSM,Masyarakat dan juga Insan Pers.Sekertaris Laskar Merah Putih Toba pun ikut angkat bicara terkait Balai Benih Ikan yang di bangun Pemerintah Pusat melalui Kementerian Kelautan dan Perikanan sudah tidak terawat dan kolam kolam ikan pembibitan tersebut tidak terpakai dan telah banyak ditumbuhi rumput rumput liar dan tidak terawat dan di biarkan begitu saja oleh kepada UPT Balai benih Ikan Lumban Pea Tambunan dan hingga sampai saat ini belum di ketahui pasti berapa hasil Ptoduksi ikan dari UPT BBI ini ujar Harry Manurung kepada Awak Media.

Balai Benih Ikan desa Lumban Pea Tambunan,Kabupaten Toba ini adalah merupakan salah satu proyek bantuan dari Departemen Pertanian dan adalah termasuk salah satu dari proyek percontohan BBI darat terbesar di Indonesia,dan telah di kunjungi Kota/Kabupaten lain untuk study banding mengenai teknis pengelolahan benih ikan di Kabupaten Toba,namun lronis nya Proyek pembangunan Balai Benih Ikan tidak dapat berjalan sesuai dengan yang di inginkan Masyarakat khususnya desa lumban Pea Tambunan tegas Sekjen Forum Bersama Laskar Merah Putih Toba tegas.

Berdasarkan hasil dari pengamatan langsung di lapangan Senin (08/02/2021)Tampak jelas kondisi bangunan balai benih ikan sudah banyak yang tidak berfungsi lagi,kolam kolam ikan kosong dan tak berisi air dan sudah di tumbuhi semak dan rumput dan sangat di sayangkan uang negara ini ujar Harry dan Sekjen Laskar Merah Putih Toba meminta kepada Bupati dan wakil bupati yang baru dan akan di lantik minggu depan agar tidak tutup mata dan membiarkan Balai benih ikan di desa Lumban Pea Tambunan ini.

Pada Tahun anggaran 2019 dari Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Toba menggangarkan Dana dari APBD Toba sebesar Ratusan Juta untuk perbaikan Dinding kolam namun Proyek perbaikan dinding kolam ini juga di duga sarat dengan korupsi dan proyek asal jadi saja dan sama sekali tidak ada gunanya karena hanya di tambal sulam oleh pihak ketiga tegas Hamka Sitorus yang seorang mantan dewan yang sekarang menjadi pemerhati .

Di tempat terpisah awak media JAI biro Kabupaten Toba mencoba menemui salah seorang warga yang berdekatan dengan bangunan BBI ,Monsay Tambunan (51)saat di tanyakan awak media JAI terkait Balai benih Ikan yang ada di desanya Lumban Pea dengan tegas ia mengatakan jika Pemerintah Kabupaten Toba khusus nya kepada Bupati yang akan di lantik ini bapak Poltak Sitorus dan Tonny Simanjuntak agar lebih serius mengelolah Bangunan BBI ini atau kembali kan saja kepada masyarakat atau bekerja sama dengan pihak ketiga dalam pengelolahannya,Monsai juga sangat berharap sekali agar Pemkab Toba tidak tutup mata tutup telinga dan membiarkan Balai Benih Ikan yang telah di bangun oleh Pemerintah Pusat ini terbengkalai dan tidak berguna sayang uang Rakyat itu Pak ujar Monsai kepada media Jai selasa sore(09/02/2021) mengakhiri pembicaraannya.// John Manroe.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *