Anggaran Sebesar Rp 2,1 M Ban-Prov di BKPSDM Ciamis Diduga Bermasalah

 

Ciamis, jurnalaktualindonesia.com,  Sebesar Rp 2.139.993.400 bantuan PemProv. Jawa Barat  tahun anggaran 2020 untuk Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Ciamis yang digunakan untuk kegiatan penataan interior gedung diklat dan asrama diduga bermasalah, bahkan hasil dari kegiatan tersebut pun seakan tertutup untuk para rekan jurnalis. Hal tersebut terjadi ketika Jurnal Aktual Indonesia ingin mengambil gambar dari hasil kegiatan penataan interior gedung diklat dan asrama yang ada di BKPSDM. Dadan Hardianto Kasubag Umum pada Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Ciamis, yang juga merangkap selaku Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) dalam kegiatan penataan interior gedung diklat, saat diwawancara mengatakan bahwa benar pada tahun 2020 Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kabupaten Ciamis mendapatkan kucuran dana dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat sebesar Rp.2,1 M dan dana sebanyak itu digunakan dalam kegiatan penataan interior gedung diklat/asrama.

Bacaan Lainnya

Menurut Dadan, dana segar yang diberikan Pemerintah Provinsi Jawa Barat sebesar itu menghasilkan kegiatan berupa 80 meja belajar bagi para peserta diklat, 80 tempat tidur, meja makan dan 80 meja rias yang kesemuanya itu akan digunakan bagi para peserta diklat yang ada di Kabupaten Ciamis.

Namun saat dimintai untuk menunjukan barang-barang yang telah ia sebutkan dalam kegiatan penataan interior gedung diklat dan asrama yang didanai oleh Pemprov Jabar tahun anggaran 2020, Dadan berdalih seribu alasan yang mendatangkan kecurigaan bahwa ada dugaan kesemua barang-barang yang seperti Dadan sebutkan tadi diduga bermasalah, baik dalam spesifikasi barang yang seharusnya maupun dalam jumlah kuantintasnya.

Sementara di tempat terpisah, Iyus Sunardi yang pada tahun 2020 menjabat sebagai Sekretaris Badan Kepegawian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia yang saat ini dipindah jabatannya sebagai Camat Cijeungjing selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) pada kegiatan penataan interior gedung diklat dan asrama, saat dimintai tanggapannya mengatakan, walaupun dirinya sudah dipindah tugaskan oleh Bupati namun terkait kegitan tersebut masih menjadi tanggung jawabnya dan Iyus pun membenarkan bahwa dalam kegiatan yang didanai oleh pihak PEM-PROV Jawa Barat, Iyus beserta team-nya sudah pernah dimintai keterangan dan beberapa dokomen oleh pihak Polres Ciamis.

Sampai berita ini diturunkan, Jurnal Aktual Indonesia terus melakukan pengumpulan bukti-bukti di lapangan dalam dugaan persoalan dari hasil yang dicapai dalam kegiatan penataan interior gedung diklat dan asrama pada BKPSDM Kabupaten Ciamis dan berkordinasi dengan pihak Apartur Penegak Hukum (APH) dalam dugaan tindak pidana Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (KKN) dalam hal ini unit Tipikor POLDA Jawa Barat maupun Kejaksaan Tinggi Jawa Barat. teamred@jai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *