Terkabul ! Akhirnya19 Desa di Senyerang, Pengabuan dan Seberang Kota akan Dialiri Listrik PLN

 

Tanjabbarat, Jai,  Penantian panjang warga masyarakat wilayah kecamatan Seberang Kota (Seko), Senyerang dan Pengabuan , Kabupaten Tanjung Jabung Barat mendapat pasokan listrik dari PLN bakal segera terwujud.

Bacaan Lainnya

Impian dan doa masyarakat di tiga wilayah kecamatan itu, yang sebagian desanya saat ini belum dialiri listrik segera terkabul.

Pasalnya, Pemkab Tanjab Barat dibawah kepemimpinan Bupati Drs Anwar Sadat, M. Ag, dan Wabup Hairan, SH, dengan dibantu Organisasi Perangkat Daerah (OPD), yang saat ini sedang menggeber program 99 hari kerja telah membuat kesepakatan dengan pihak ESDM dan PLN agar lampu bisa menyala di tiga kecamatan tersebut dengan tambahan pasokan energi.

“Alhamdulillah doa kita diijabah Allah. Insyaallah cita-cita dan keinginan warga Seberang Kota, Pengabuan dan Senyerang bisa terpenuhi, listrik menyala di rumah mereka,” kata Bupati Tanjabbar, Anwar Sadat, Selasa (9/3/21).

“Senin depan kita tinggal bicarakan dengan pihak PLN kelanjutannya target sebelum bulan puasa ini listrik sudah nyala. Dan 19 Desa yang akan dialiri listrik tersebut kita undang juga sambil ngobrol santai ngopi bersama. Kita akan launching di 19 desa tersebut,” ujar mantan Dosen UIN Sultan Thaha Saifuddin ini, sembari tersenyum.

Anwar Sadat juga mengatakan terwujudnya pasokan listrik ini tidak lepas dari dukungan serta doa semua pihak, baik masyarakat maupun eksekutif dan legislatif dengan ikut hadirnya pimpinan DPRD Syafril Simamora, dan Ahmad Jahfar dalam pembahasan.

Mendapatkan informasi akan terealisasi pasokan listrik ini masyarakat Senyerang yang berhasil dihubungi, Amat, mengucapkan terimakasih kepada semua pihak, terutama bupati dan wakil Bupati Tanjab Barat yang dalam hitungan hari telah berhasil menampakkan kinerjanya dan bukan sekedar isapan jempol belaka, dimana impian mereka akhirnya segera terwujud.

“Kita sangat bersyukur dengan masuknya arus listrik ini,sehingga kami dapat mempergunakan dan menikmati penerangan layaknya seperti Kecamatan dan desa lainnya yang ada di Tanjab Barat,” ujar pria bertubuh gempal itu bergembira.

“Wajar kami gembira karena listrik sangat penting saat ini. Hampir semua peralatan komunikasi butuh listrik,” timpal warga lainnya.
Selama ini kami belum menikmati listrik.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *