Di Duga 4 Proyek Jembatan Di Pemda Kab.Majalengka Bermasalah

 

Majalangka, JAI, Sebanyak, 4 proyek rehabilitasi jembatan yang ada di dinas pekerjaan umum dan tata ruang kabupaten majalengka di duga bermasalah dan pihak aparatur penegak hukum pun wajib mengambil langkah dan sikap sesuai dengan tufoksi nya demi tercipta nya penegakan hukum dalam dugaan tindak pidana korupsi

Bacaan Lainnya

Ke empat proyek jembatan tersebut adalah.rehabilitasi jembatan sasak beureum dengan nilai anggaran Rp.600 juta,rehabilitasi jembatan jayaraksa dengan nilai anggaran Rp.900 juta,rehilitasi jembatan karangsambung dengan nilai anggaran Rp.700 juta dan rehabilitasi jembatan cibugang dengan nilai anggaran Rp.600 juta,yang mana ke empat proyek tersebut menggunakan anggaran APBD tahun 2020

Dari hasil pantauan jurnalaktualindonesia.com dilapangan menunjukan dugaan terjadi nya penyimpangan dalam pelaksanaan ke empat proyek jembatan tersebut.hal tersebut terlihat dari hasil yang di capai dengan nilai anggaran yg begitu besar

Untuk di lokasi jembatan karangsambung yang menggunakan anggaran Rp.700 juta sungguh sangat memprihatinkan.pasal nya dana sebanyak itu hanya menghasilkan sebuah pekerjaan terkesan asal jadi saja
[7/4 10.46] Raden Pinum Jurnal Aktual: Terlihat di lapangan hasil dari ke empat proyek jembatan tersebut di duga telah terjadi nya dugaan tindak pidana korupsi

Isa hamdan selalu pejabat pelaksana teknis kegiatan ( PPTK ) yang ada di dinas PUPR kabupaten majalengka saat di mintai tanggapan nya mengatakan,silahkan menghubungi pak sekdis selaku pejabat pembuat komitmen ( PPK) karena yang bertanggung jawab atas ke empat proyek tersebut adalah PPK

Sampai berita ini di terbitkan jurnalaktualindonesia.com terus melakukan pengumpulam bukti bukti di lapangan terkait dugaan persoalan ke empat proyek jembatan tersebut dan terus melalukan koordinasi dengan pihak aparatur penegak hukum( APH ) dalam hal ini unit tindak pidana korupsi POLDA jawa barat dan pihak kejaksaan tinggi jawa barat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *