Lembaga KPK Provinsi Sumatera Selatan Kembali Aksi Unjuk Rasa Di Kantor Bupati Musi Rawas

 


Jurnalaktualindonesia.com, Musi Rawas, Menjelang Memasuki Bulan Suci Ramadhan Lembaga Komunitas Pengawas Korupsi Provinsi Sumatera Selatan Bersama Masyarakat Kecamatan Sumber Harta,Danau Aur Mengadakan Aksi Di Depan Kantor Bupati Musi Rawas,Senin Tanggal 12 April 2021.

Bacaan Lainnya

Dalam Aksinya Ali mu’ap,Selaku Koordinator Aksi Menyampaikan Program Pemerintah Daerah Untuk Pembangunan bertujuan ingin mensejahterakan masyarakat,Pembangunan yang Bermanfaat Bagi Rakyat,Tapi Sangat Disayangkan di Kabupaten Musi Rawas,Ada Pembangunan yang belum pro Rakyat,Salah Satunya Pembangunan MCK Di Danau Aur Kecamatan Sumber Harta,Bersumber dari Dana APBD Tahun 2019. Tampak Fisik Pembangunan Sudah selesai 100 persen,Tapi Bangunan ini Belum bisa di Manfaatkan Masyarakat,Khususnya Pengunjung Objek Wisata Di Danau Aur.
Maslah ini Dikarenakan di Duga Kurang Perhatian dari Dinas Pariwisata,Seharusnya MCK,Toilet Bisa Dimanfaatkan Pengunjung,Tapi Terlihat WC atau Tempat Buang Air Besar Belum Bisa di Manfaatkan dikarenakan Sumur Bor tidak berfungsi,Sehingga Tidak ada Air.

Kemudian Saudara Untung Suropati Anggota Lembaga KPK Provinsi Sumatera Selatan Dalam Aksi juga Menyampaikan Kepada Pemerintah Kabupaten Musi Rawas Segera Wujudkan 9 Program yang Menjadi Janji politik Bupati Musi Rawas yang Terpilih.Namun Sampai Hari ini Belum Semua Janji Politik Bupati Di Laksanakan.

Pengurus Danau Aur Bahtiar menyampaikan Aksinya “Masyarakat Khususnya Pengurus Danau Aur Rugi Besar sekitar 500 Juta Rupiah.Akibat Ditutup nya Kegiatan Di Danau Aur Tahun Baru 2021,Hal ini terjadi Semua Pedagang Telah Membeli Barang Dagangan nya Sebelum Tahun Baru,Tapi Pemberitahuan Mendadak Tgl 29 Desember 2020 sampai 8 Januari 2021 Seluruh Kegiatan Objek Wisata Di Tutup.Bahtiar Selaku Ketua Pengurus Danau Aur Berharap Kedepan jika Pemerintah ada Penutupan Jauh jauh hari sebelum Hari H segera di Beritahukan Disampaikan kepada kami”. agar tidak terjadi lagi Kerugian yang dialami Pedagang.

Kemudian perserta Aksi di Temui Sekda Kabupaten Musi Rawas Untuk diajak Mediasi di Ruangan.Pada Saat Audensi Masyarakat Kecamatan Sumber Harta Menyampaikan Tolong Pak Sekda Sampaikan dengan Bupati,Tolong di Ganti Kepala Dinas Pariwisata Ini,Karena Orang ini Tidak Layak Menjadi Kepala Karena Kurang Komunikasi Dengan Masyarakat Kami Di Rugikan sekitar 500 juta Rupiah.Kemudian Tidak Ada Kebijakan Dari Pemeriksaan Untuk Membantu Masyarakat.

Dalam mediasi Ali mu’ap Menyampaikan Kegiatan Proyek di Danau Aur Berdasarkan Data Untuk Tahun 2019 Dana Untuk Kegiatan Danau Aur Sekitar 2 Milyar Di Lihat Fisik Bangunan Ada indikasi Korupsi,Terlihat MCK,TOILET TIDAK BERFUNGSI,PENGADAAN LAMPU HIAS TIDAK ADA YANG MENYALA,BANGUNAN DERMAGA TIDAK ADA PELAPON.

Menanggapi Pertanyaan Dari Ali mu’ap,Sekda Kabupaten Musi Rawas Berjanji akan menurunkan Tim mengkroscek Pembangunan yang Rusak.Untuk Permintaan Masyarakat Ganti Kepala Dinas Itu Bukan Kewenangan Saya.Nanti Saya Sampaikan Ke Bupati.Perlu Diketahui Ujar Sekda Enam Bulan Setelah Pelantikan Bupati Baru Ada Pergeseran dan Pergantian Kepala Dinas.

Kadis Dinas Pariwisata Menyampaikan Semua kegiatan Proyek Tahun 2019 di Danau Aur Sudah diperiksa,APIP,TIPIKOR,Dana Semua Kegiatan Sekitar 1,9 Milyar Rupiah.

Namun Sangat Disayangkan Ali mu’ap Dirwaster Lembaga KPK Meminta Foto Copy yang Di Bacakan Kepala Dinas Pariwisata Hasil Pemeriksaan Aparat Penegak Hukum. kata Pak Kadis Pariwisata Tunggu Dulu,Di Foto Copy Dulu.
Tapi Setelah Selesai AUDENSI Kadis Pariwisata Dan Stafnya Langsung Menghilang
Atas Kelakuan Kepala Dinas Dan Stafnya Membuat Anggota Lembaga KPK Geram, Insyaallah Kita Akan aksi lagi Di Kantor Dinas Parawisata Atas Tindakan Kepala Dinas Parawisata Yang Kurang Koperatif Ujar salah Satu Anggota Lembaga KPK.( Zulkarnain )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *