Bupati Musi Rawas Lauching Bantuan Satuan Kematian

Musi Rawas – Bukan hanya janji, satu persatu apa yang dijanjikan pada saat kampanye mulai dibuktikan. Hari ini, Bupati Hj. Ratna Machmud membuka Launching bantuan santunan kematian bagi masyarakat Kabupaten Musi Rawas yang meninggal dunia. Jum’at (30/4/2021)

Bacaan Lainnya

Dalam sambutannya, Bupati Musi Rawas Hj. Ratna Machmud mengungkapkan, lounching santunan kematian ini merupakan upaya untuk meringankan beban dan bentuk bela sungkawa pemerintah terhadap masyarakat Kabupaten Musi Rawas yang tertimpa musibah kematian.

Launching ini merupakan bagian dari salah satu program prioritas untuk mewujudkan Musi Rawas Maju, Mandiri dan Bermartabat (MANTAB). Adapun syarat mendapatkan Bantuan Santunan Kematian :

1. Warga Kabupaten Musi Rawas memiliki KTP Kabupaten, KK dan Akte Kelahiran.
2. Warga Kabupaten yang belum memiliki KTP Kabupaten, karena hal tertentu tetapi terdaftar dalam KK.
3. Warga Kabupaten yang orang tua/walinya mempunyai KK dan KTP Kabupaten dan yang bersangkutan terdaftar dalam KK atau Akte Kelahiran atau Surat Keterangan Kelahiran.
4. Masyarakat yang belum memiliki administrasi kependudukan, mendapatkan santunan kematian bagi yang meninggal, apabila telah bertempat tinggal di Kabupaten Musi Rawas sekurang-kurangnya 6 bulan, yang dibuktikan dengan keterangan domisili dari pemerintah desa setempat.

Pengecualian Bantuan Santunan Kematian :

1. Melakukan perbuatan yang dilarang dalam agama seperti bunuh diri, aborsi dll.
2. Hukuman Mati sebagai akibat putusan pengadilan.
3. Balita yang Meninggal sebelum/genap berumur 1 tahun.
4. Melakukan Kejahatan atau perbuatan Pidana.
5. Akibat penggunaan Obat-obat terlarang berupa Narkotika, Psikotropika dan Zat Adiktif lainnya.
6. Kematian akibat Bencana Alam.

“Untuk bantuan santunan kematian, terhitung setelah launching bukan setelah pelantikan,” tegas Bupati Musi Rawas, Ratna Machmud

Dikesempatan yang sama, Kepala Dinas Sosial Musirawas, Agus Susanto, menyampaikan alokasi dana untuk santunan telah tersedia sebesar 6 Milyar, dan minimal jumlah yang mendapatkan santunan kematian yaitu 1 orang per Kecamatan. (Adv/Ali mu’ap)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *